LOKAKARYA PENINGKATAN KOMPETENSI PEMANFAATAN E-JOURNAL YANG DILANGGAN OLEH KEMENTISTEK DIKTI

Dalam rangka peningkatan pemanfaatan E-Journal yang telah dilanggan Kemenristekdikti (Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi) Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual  bekerjasama dengan Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi (FPPTI) Wilayah Bengkulu dan UPT Perpustakaan Universitas Bengkulu mengadakan Lokakarya  “Peningkatan Kompetensi Pemanfaatan E-Journal Yang Dilanggan Oleh Kementistekdikti” pada tanggal 18 Oktober 2018 diikuti oleh 119 peserta dari kalangan dosen, pustakawan dan pengelolah perpustakaan perguruan tinggi bertempat di Aula LPTIK Universitas Bengkulu.

Kegiatan ini di lakukan atas kerjasama Kemenristekdikti dengan Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi (FPPTI) dan diselenggarajan di Gedung LPTIK Universitas Bengkulu mulai pukul 09.00 s.d pukul 15.30 WIB.

Berbagai kegiatanpun digelar, diantaranya kegiatan lokakarya yang menghadirkan pembicara Suwondo, S.Hum, M.Kom dengan topik “Praktek Penelusuran Cerdas Database E-Journal“. Selain itu Koordinator Pengembangan Repository Pusat, Vincentius Widya Iswara, S.S, M.A dengan topik “Pemanfaatan IT Untuk Pengelolaan Karya Ilmiah”. Lasi, S.Sos dengan tema “Implementasi Pemanfaatan Referensi Menggunakan Mendeley”. Selain itu digelar pula penandatanganan nota kesepahaman antara FPPTI Pusat dengan Perguruan Tinggi selingkung Provinsi Bengkulu yakni: Universitas Bengkulu, Universitas Muhamadya, IAIN Bengkulu, Universitas Dehasen, Universitas Hazairin dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Husada. Agenda lainnya adalah pengukuhan pengurus Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi (FPPTI) Wilayah Bengkulu oleh Imam Budi Prasetyawan selaku Ketua Umum FPPTI Pusat.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan jejaring informasi melalui teknologi terkini.  E-journal ini lagi trend dan mahal, betapa sayangnya jika perguruan tinggi negeri dan swasta menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan oleh Kementristek Dikti untuk melanggan dengan gratis cukup dengan kode Perguruan Tinggi masing-masing dan memasukkan username serta password imbuh Adi Asmara selaku ketua FPPTI Wilayah Bengkulu. Beliau berharap agar perguruan tinggi selingkung Provinsi Bengkulu dapat berlangganan E-journal dengan perguruan tinggi se-Indonesia melalui teknologi index jurnal terakreditasi.

Ketua FPPTI Pusat menyatakan, bahwa pustakawan sebagai garuda terdepan untuk akses informasi dalam membantu peneliti yang akan menulis karya ilmiah dengan menggunakan akses jurnal elektronik : ebsco, proquest, cengage, dan sebagainya. E-journal sudah berkembang selama 9 tahun dengan jumlah anggaran saat ini 14,8 Miliar. Semua fasilitas ini disediakan untuk semua kalangan penulis baik mahasiswa, dosen, peneliti, dan pustakawan yang dapat menulis dijurnal nasional, internasional oleh sebab itulah kementristek dikti mempersiapkan bahan baku jurnal untuk para penulis agar dapat memanfaatkan dan menggunakannya dengan baik sehingga kedepannya jurnal ilmiah semakin bertambah.

Rendahnya daya baca  masyarakat indonesia menjadi masalah utama dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Salah satu solusi mengatasi permasalahan ini adalah meningkatkan daya baca masyarakat melaui E-journal yang dilanggan oleh Kementristek Dikti melalui Ebsco, Scopus, Summon E-Journal, Sinta, Proques, Cengage, dan Garuda. Kemenristek Dikti memberi kesempatan dengan harapan akan ada perpustakaan-perpustakaan sahabat dimasa yang akan datang bergabung untuk memanfaatkan jurnal yang dilanggan untuk dibuka dan dibaca. Prof. Dr. Ridwan Nurazi selaku Rektor Universitas Bengkulu mengajak kita semua untuk meningkatkan daya baca dengan  teknik membaca cepat melalui pengelolaan kekayaan intelektual akses jurnal elektronik, sehingga apa yang dilanggan dapat mejadi lebih bermanfaat “menjadi selancar” bagi pembaca. Beliau juga berharap perpustakaan saling bekerjasama melakukan silang layan informasi dengan Perpustakaan Nasional RI agar perpustakaan dan perguruan tinggi dapat maju bersama-sama. (Pustakawan UPT Perpustakaan UNIB SF-DT)