BULETIN PARLEMENTARIA

Nomor 991/III/I/2018    Januari 2018

Buletin Parlementaria Nomor 991/III/I/2018 edisi Januari tahun 2018 kali ini membahas berbagai topik seperti : (1) Bambang Soesatyo resmi menduduki kursi Ketua DPR RI. Bamsoet dilantik dan diambil sumpahnya pada Rapat Paripurna DPR RI yang dihadiri oleh pimpinan dan para anggora DPR, Wakapolri, Jaksa Agung serta keluarganya sendiri. Dalam pidatonya Bamsoet menyampaikan salam tiga jari yang dia sebut ‘lapangan kerja’, sembako murah, dan rumah murah sebagai tujuannya berada di gedung parlemen. (2) Pemerintah Harus Seimbangkan Harga Beras. Komisi IV DPR RI menolak rencana pemerintah yang akan melakukan impor beras dalam mengatasi tingginya harga beras dan menambah stok beras nasional. disinyalir adanya pihak yang dengan sengaja menyebabkan harga beras menjadi tinggi. Satgas Ketahanan Pangan harus bergerak cepat dalam menyelidiki penyebab tingginya harga beras serta mengungkap aktor dan pihak-pihak yang merugikan hajat hidup orang banyak dan masyarakat kecil. (3) Bulog Harus Atasi Defisit Beras yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Peran Bulog menjadi keniscayaan untuk dapat dimaksimalkan dan juga pemerintah dalam hal ini diimbau agar peduli dan punya keberpihakan pada nasib petani. Dengan memperhatikan petani kualitas beras nasional bisa ditingkatkan sekaligus untuk memenuhi kebutuhan beras di dalam negeri. (4) Pimpinan DPR tetapkan Pimpinan Pansus RUU Kewirausahaan Nasional. Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang (Pansus RUU) tentang Kewirausahaan Nasional DPR RI menetapkan 4 pimpinan dari tiga puluh anggota Pansus. RUU tentang Kewirausahaan Nasional ini sejatinya telah masuk dalam Prolegnas 2016 yang merupakan carry over dari Prolegnas 2015 yang harus segera dibahas dan disahkan mengingat RUU tersebut tidak hanya menjadi kebutuhan negara, melainkan juga kepentingan untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat.  (5) Komisi V Tinjau Pembangunan Infrastruktur Bener Meriah dan Bireuen, Provinsi Aceh. Kunjungan dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan terhadap pemerintah diawali dengan meninjau Bandara Rembele, Bener Meriah. (6) Industri Pertahanan Nasional (Inhanas) Diharapkan Bisa Imbangi Produk Impor Alutsista yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan alutsista nasional dalam skala kecil untuk memperkuat pertahanan nasional. (7) Komisi I Bahas RUU Kerja Sama Pertahanan RI-Arab Saudi. RUU tersebut diharapkan bisa ikut menciptakan perdamaian internasional. (8) Verifikasi Faktual Parpol Akan Disesuaikan dengan PKPU. DPR dan Pemerintah menyepakati keputusan MK tentang verifikasi faktual untuk disesuaikan dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) dengan prinsip tidak bertentangan dengan ketentuan UU No. 7 tahun 2017 tentang Pemilu. (9) Perlu Pemetaan Wilayah untuk Tangani Gizi Buruk. Pemetaan wilayah rawan gizi buruk menjadi hal yang sangat penting yang harus dilakukan pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan akses kesehatan warga. (10) Pemerintah Dituntut Kembangkan UMKM. Mengingat UMKM dipandang memiliki potensi dan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional.

Buletin ini menyajikan berbagai topik lainnya, Pemustaka dapat membacanya di lantai 3 Ruang Referensi UPT. Perpustakaan Universitas Bengkulu. by”sp/adm

Visitor Statistics