Sang GURU Majalah Intelektual Indonesia, Terbit Dwi bulanan, ISSN 2089-130X

Terbitan kali ini diawali tulisan Prof. Daniel M. Rosyid yang berjudul Keadilan , Masyarakat Pembelajar dan Keberagaman. Menurut penulis, perbedaan dan keragaman tidak selalu menimbulkan konflik. Dalam banyak kasus keragaman justru merupakan modal kreativitas masyarakat.
Belajar adalah kegiatan yang paling religius dan syarat bagi iman. Perbedaan dikelola melalui sebuah proses deliberatif untuk menghasilkan reasoned agreement.

Ada beberapa tulisan dalam rubrik Wacana di antaranya tulisan Dr.KH. Said Aqil Siraj, MA yang berjudul Merumuskan Teologi Kerukunan.
Pluralitas agama adalah sunatullah untuk menjaga keseimbangan kehidupan spiritual umat manusia. Karena pada dasarnya ajaran agama-agama itu merupakan sebuah komposisi yang saling terkait satu sama lain yang dapat mengantarkan manusia untuk lebih mengenal kesucian Tuhan Yang Maha Esa.

Penulis lainnya ialah Prof.Dr.Fx.E.Armada Riyanto, Prof. Anita Lie, Ed.D, Xs. Dr. Oesman Arief, MPd, Prof. Drs. Ketut Rindjin, Prof. Dr. Ida Bagus Putrayasa, M.Pd dan Letnan Jenderal (Purn) Prabowo Subianto.

Anda tertarik dengan tulisan-tulisan tersebut?. Baca selengkapnya majalah Sang GURU di Layanan Serial Lt.3 Gedung UPT Perpustakaan Universitas Bengkulu. Hubungi pustakawan Isran Elnadi.

Leave a Reply