Monthly Archives: March 2018

PETUNJUK UNIB SOIL JUDGING CONTEST

Prof. Ir. Priyono Prawito, MSc., PhD merupakan penulis Buku PETUNJUK UNIB SOIL JUDGING CONTEST ini. Buku ini Pada awalnya dirancang untuk digunakan dalam kegiatan soil judging contest tingkat nasional yang akan diselenggarakan pada bulkan November 2016 di Bengkulu. Buku ini terdiri dari 3 bagian utama. Bagian Imenguraikan sifat-sifat fisik tanah yang berperanan penting dalam menentukan penggunaan tanah. Pendekatan pengukuran sifat-sifat tanah dilakukan dengan cara sederhana yang dapat dilakukan di lapangan dengan alat yang mudah disediakan. Bagian II – menguraikan faktor pembatas untuk penggunaan tertentu. Sifat-sifat fisik tanah dalam kedaan tertentu dapat menghambat penggunaan lahan. Ada 6 macam penggunaan lahan yang dipilih dalam kegiatan kontes ini, yaitu untuk perumahan, padi sawah, palawija, kebun karet, kebun kelapa sawit, dan kawasan konservasi. Bagian III – yaitu pemanfaatan terbaik. Inti dari bagian ini adalah untuk memberikan pemahaman bahwa hanya karena memiliki faktor pembatas, tidak berarti tanah tidak dapat digunakan dengan baik. Tanah dinilai untuk penggunaan tertentu dari yang memiliki faktor pembatas paling sedikit sampai paling banyak.

Buku Petunjuk UNIB Soil Judging Contest ini dapat dibaca dan di download oleh pemustaka melalui link
http://repository.unib.ac.id/11464/

TEKNOLOGI TEPAT GUNA PUPUK KOMPOS INPUT GANDA METODE INDORE

ISBN 978-979-9431-89-9

Buku ini merupakan bentuk luaran hasil penelitian selama 4 tahun 2012-2015. Penulis buku ini merupakan dosen di Fakultas Pertanian UNIB yaitu Prof. Dr. Ir. Riwandi, MS, Dr. Ir. Prasetyo, MS dan Ir. Hasanudin, MP. Buku ini berisi pengenalan Teknologi Tepat Guna (TTG), pupuk kompos, kesuburan dan kesehatan tanah, ciri-ciri pupuk kompos, tujuan, dan manfaat (Bab I). Pengendalian kualitas pupuk kompos juga dilakukan dengan mengukur temperatur, kadar air, jamur, cacing tanah, warna, kasar-halus, bau, pH, dan kadar N, P, K bahan kompos, ciri, sifat pupuk kompos, dan keragaan tanaman jagung (Bab II). Interpretasi hasil pupuk kompos dibahas untuk memberikan gambaran kualitas pupuk kompos (Bab III). Foto-foto pupuk kompos (Bab IV) untuk memberikan gambaran kronologis pembuatan dan aplikasi pupuk kompos dengan tanaman jagung organik. Buku ini diakhiri dengan 10 hal pokok yang disampaikan dalam Bab Penutup.

Buku ini dapat didownload melalui link
http://repository.unib.ac.id/15086/

WARTA PENGAWASAN

NOMOR 4 TAHUN 2017
ISSN: 0854-0519

Warta Pengawasan merupakan majalah terbitan BPKP. Edisi kali ini Nomor 4 membahas sejumlah topik pilihan seperti Urgensi Penguatan APIPPersoalan yang dihadapi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) saat ini adalah keefektifannya dalam melakukan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan, khususnya mencegah terjadinya penyimpangan, Mengingat APIP mengemban tanggung jawab besar terhadap kesuksesan penyelenggaraan pemerintahan. Permasalahan dalam sistem pengawasan intern APIP yaitu Pertama, struktur kelembagaan APIP saat ini belum mencerminkan independensi. Kedua, ketidakserasian aturan pelaksanaan pengawasan intern oleh APIP terutama dalam hal ini yaitu audit keuangan. Ketiga, kurang kuatnya dasar hukum pelaksanaan pengawasan intern oleh APIP. Keempat, tingkat kapabilitas APIP masih rendah dan belum merata di seluruh wilayah Indonesia. Kelima, implementasi standar audit bervariasi antara daerah/instansi yang satu dengan lainnya. Keenam, kurangnya komitmen kepala daerah/pimpinan instansi dalam memandang pentingnya pengawasan intern bagi tata kelola pemerintahan. Dalam Pasal 11 Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (PP 60/2008) menyebutkan tiga syarat minimal agar APIP dikatakan efektif, yaitu (1) APIP dapat memberikan keyakinan memadai atas ketaatan, kehematan, efisiensi, dan efektifitas pencapaian tujuan penyelenggaraan tugas dan fungsi instansi pemerintah (assurance activities); (2) memberikan peringatan dini dan meningkatkan manajemen risiko dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi instansi pemerintah (anti corruption activities); dan (3) memberikan masukan yang dapat memelihara dan meningkatkan kualitas tata kelola penyelenggaraan tugas dan fungsi instansi pemerintah (consulting activities).

Artikel lainnya dapat dibaca di ruang Referensi Lantai 3 UPT. Perpustakaan Universitas Bengkulu

KEBUDAYAAN

No. 06 Volume IV Edisi Nov – Des 2017

Media Kebudayaan Volume IV ini memiliki topik-topik yang sangat menarik untuk dibaca, yaitu tentang Pinisi, Seni Pembuatan Perahu Tradisional Asli Sulawesi Selatan diakui UNESCO ke dalam UNESCO Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity. Penetapan Pinisi: Art of Boatbuilding in South Sulawesi ke dalam warisan budaya Takbenda UNESCO merupakan bentuk pengakuan dunia internasional terhadap arti penting pengetahuan akan teknik perkapalan tradisional yang dimiliki oleh nenek moyang bangsa Indonesia yang diturunkan dari generasi ke generasi dan yang masih berkembang sampai hari ini. Bukan hanya berupa teknik pembuatan kapal, namun kearifan-kearifan yang berada di dalamnya. Konon, nama Pinisi diambil dari nama sebuah kota di Italia yaitu Venezia, yang menjadi bandar terkemuka di kawasan Laut Tengah yang banyak disinggahi kapal dari berbagai penjuru dunia pada masa lampau. Ada dua versi mengenai sejarah Pinisi, versi pertama menyebutkan kapal Pinisi dibuat oleh Martin Perrot, seorang keturunan Perancis-Jerman yang melarikan diri ke Kuala Trengganu. Versi lainnya merunut kepada cerita di dalam naskah Lontara La Galigo, yang mengatakan kapal Pinisi pertama sudah ada sejak abad ke-14 dan dibuat oleh putra mahkota Kerajaan Luwu, Sawerigading, untuk digunakan berlayar menuju Tiongkok. Artikel selengkapnya dapat dibaca di ruang Referensi lantai 3 UPT. Perpustakaan Universitas Bengkulu.

BUAH PIKIRAN GURU BENGKULU SELATAN

Buku ini merupakan langkah awal bagi para guru khususnya di Kabupaten Bengkulu Selatan untuk memulai kegiatan ilmiah dalam penulisan. Penerbitan buku ini didasarkan semangat dan kerja keras para guru di Kabupaten Bengkulu Selatan. Karya ini diberi judul Buah Pikiran Guru Bengkulu Selatan. Buku ini dapat memperkaya pengetahuan bagaimana pendidikan di daerah dan harapan para guru.  Buku ini diperkaya dengan tulisan pengalaman guru di daerah terpencil. Harapan yang ingin dicapai dalam peningkatan mutu sekolah dapat dilakukan dengan benchmarking dan enterprenurship serta pengelolaan sekolah dengan efektif dan efisien.

Buku ini dapat didownload dari laman link
http://repository.unib.ac.id/7472/