SEKILAS INFO TENTANG GAMBUSE VAN DE CAMPUSE

DALAM MENYEMARAKKAN ACARA DIES NATALIS UNIB YG KE 32, PANITIA SIE HIBURAN MENYIAPKAN SEBUAH PAKET ACARA MENARIK, YAITU GAMBUSE VAN DE CAMPUSE… PAKET HIBURAN INI DISIAPKAN PADA TANGGAL 26 APRIL 2014 (SABTU MALAM MINGGU PUKUL 20.00-22.00) DI HALL REKTORAT UNIB. GAMBUSE VAN DE CAMPUSE ADALAH MENU BARU DIES UNIB KE 32, BERISI PAKET SBB:
1. PENAMPILAN SENI MASING2 FAKULTAS YANG DIMOTORI LANGSUNG OLEH DEKANNYA MASING2;
2. DONGENG KAMPUS ( PEMENANG LOMBA STAND-UP COMEDY SEPUTRA KAMPUS)
3. GITARE DE CAMPUSE (PENAMPILAN TERBAIK/JUARA GITAR SOLO KAMPUS)
4. SUWE DE CAMPUSE (PEMBERIAN HADIAH /AWARDS/UANG PEMBINAAN KEPADA MAHASISWA UNIB YANG PALING LAMA KULIAHNYA BELUM SELESAI) SEBAGAI BENTUK PEMBERIAN MOTIVASI AGAR SEGERA MENYELESAIKAN KULIAHNYA) YANG SELAMA INI BELUM PERNAH DILAKUKAN OLEH PIHAK KAMPUS MANAPUN.
4. AWARD PERPUSE 2014 (PEMBERIAN AWARDS KEPADA MAHASISWA UNIB YANG PALING SERING/BANYAK MENGUNJUNGI UPT PERPUSTAKAAN UNIB).
5. POETRY CAMPUS (PENAMPILAN PEMENANG LOMBA MENULIS PUISI TENTANG KAMPUS)
…..DLL

SEKILAS INFO TENTANG IRANIAN CORNER DI BEBERAPA UNIVERSITAS DI INONESIA

SEKILAS INFO TENTANG IRANIAN CORNER DI BEBERAPA UNIVERSITAS DI INONESIA
Saat ini Iranian Corner sudah ada 12 Universitas diantaranya adalah di Universitas Muhammadiyah Jakarta, UIN Malang, UIN Bandung, dan UIN Riau. Rabu, 26 Desember 2012
Dibukanya “Iran Corner” di Universitas Gajahmada, Indonesia
18 Mei IRANIAN CORNER DI UGM YOGYAKARTA
Jogjakarta –
Dalam peresmian yang dihadiri oleh Duta Besar Iran, kamar Iran atau “Iran Corner” dibuka di Universitas Gajahmada, Indonesia. Pada acara tersebut Duta Besar Iran hadir bersama Ida Ruhani, rektor Unviersitas Gajahmada, meresmikan dibukanya Iran Corner di kampus itu.
Mereka menyebutnya sebagai kesempatan emas yang paling pas bagi para mahasiswa dan dosen untuk lebih mengenal Iran dan budayanya. Dikabarkan bahwa ruang Iran Corner di Universitas Gajahmada memiliki lebih dari 3.000 jilid buku dengan berbagai judul menarik tentang Iran, Islam dan ke-Syiahan dalam bahasa- bahasa Arab, Inggris dan Indonesia. Buku- buku itu siap dinikmati oleh siapapun yang berminat untuk membacanya.

SUMBER :

KBA Internasional – Universitas Gadjah Mada

Pembukaan Iran Corner di Univrsitas Negeri Jakarta (UNJ)
Ahad, 23 September 2012
Seorang tokoh Syiah bernama Sayid Mohammad Saidi mengaku siap berdialog dengan kelompok agama dan madzab apapun, kecuali dengan kelompok Wahabi.
Mehr News (22/09/2012) dikutip Radio Iran, Irib versi indonesia melaporkan, Sayid Mohammad Saidi mengatakan hal itu di hadapan delegasi dari parlemen Indonesia yang tengah berkunjung di kompleks yang yakini makam Fatimah Azzahra.
Dalam pernyataannya kepada anggota parlemen Indonesia itu, ia juga menuduh kaum Wahabi membunuh kaum Muslim dan merusak masjid.
“Kami menghormati semua mazhab Islam kecuali Wahabi karena mereka menentang dialog ilmiah, logis dan argumentatif. Mereka membunuh Muslim tak berdosa dan merusak masjid-masjid dengan mengatasnamakan Islam.”
“Pesan kami kepada kaum Wahabi adalah jika mereka memiliki dalil untuk membuktikan kebenaran mereka, maka sampaikan kepada orang lain sesuai dengan logika, prinsip-prinsip, dan argumentasi, bukan dengan radikalisme dan pembunuhan massal,” tuturnya.
Ia juga meminta parlemen Indonesia mewaspadai kelompok radikal di Indonesia.
“Anda harus mencegah perluasan kelompok radikal dalam masyarakat Anda dan jangan membiarkan ada pihak-pihak yang mengecam atau menyudutkan kelompok yang mengemukakan pendapatnya dengan baik dan sopan.”
“Kami siap berdialog dengan semua kelompok dari berbagai golongan tentang berbagai masalah agama,” jelasnya.
Sebagaimana Amerika Serikat (AS), Iran adalah negeri kaum Syiah yang saat ini tengah mencari pengaruh kawasan. Iran bahkan menanamkan pengaruh paham Syiah ke beberapa kampus di Indonesia dengan kerjasama menempatkan “Iran Corner” (Pojok Iran), termasuk di beberapa kampus Universitas Muhammadiyah di Indonesia.
Setiap saat, Negara ini mengundang secara gratis tokoh-tokoh agama, cendekiawan, dosen, wartawan dan kalangan professional untuk keliling secara gratis ke negeri tersebut. Sampai berita dimuat, belum jelas siapa saja rombongan parleman Indonesia yang telah diundang negeri Syiah tersebut.
Membaca kalimat awal di salah satu Universitas Muhammadiyah yang mempunyai Iranian Corner, tujuan mendirikan Iranian Corner itu adalah untuk: “….Dalam mewujudkan Universitas kelas dunia”
Habib Zein Al Kaff mengatakan: “wahabi sama-sama Ahlussunnah, kalau mereka (Syiah) bukan. Kalau wahabi kitab rujukannya sama, rukun Iman, rukun Islamnya juga sama, sedangkan Syiah berbeda,” tegas Habib yang memimpin Yayasan Al-Bayyinat Jawa Timur dan anggota dewan Syuriah PWNU Jawa Timur tersebut.
Tentang Iran (baca: Syi’ah), Dien Syamsudin pernah mengemukakan stand of pointnya. Ketika Duta Besar Iran untuk Indonesia Mahmoud Farazandeh, berkunjung ke PP Muhammadiyah dan bertemu Dien pada 22 Desember 2010 lalu, selepas pertemuan Dien berkata baik Sunni dan Syiah “mengakui Tuhan dan Rasul yang sama. “Soal itu perlu diluruskan agar tidak memecah persaudaraan umat Islam,” katanya ke Kantor Berita Antara.
Kata Dien, pertemuan itu terkait kerja sama Iran dengan Muhammadiyah untuk “mempererat hubungan” di bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan. “Semuanya untuk memajukan umat,” kata Dien.
Iranian Corner” Sediakan Informasi Tentang Iran
Siang itu, di ruangan seluas 14 x 18 meter persegi yang berada di lantai dua Fakultas Usuluddin dan Filsafat nampak beberapa mahasiswa sedang serius membaca buku. Di ruangan ini terdapat buku-buku yang berasal dari Iran yang berisi tentang ajaran syi’ah, filsafat, teologi, akhlak, dan kebudayaan Iran. Buku-buku itu ditulis dalam beragam bahasa seperti Parsi, Arab, Indonesia dan Inggris. Di dinding ruangan itu juga terpampang foto tokoh revolusi islam Iran Ayatullah Khomeini, pemimpin spiritual Iran Ayatullah Ali Khomenei dan foto presiden Republik Islam Iran Mahmoud Ahmadi Nejad.
Ruangan ini juga digunakan untuk berdiskusi dan Resos mengenai Ahlulbait, filsafat, akhlak dan logika. Selain itu, Iranian Corner juga memiliki program kursus bahasa Arab dan Persia gratis yang dilaksanakan pada hari senin sampai kamis. Kursus yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas ini sudah berjalan sejak berdirinya Iran Corner pada 2005.
Rata-rata pengunjung Iran Corner perhari mencapai 20-30 orang. Setiap hari jumat, para pengunjung diberi kesempatan untuk menonton film-film dokumenter mengenai Islam dan Iran. Iranin Corner juga memnyediakan TV dengan cenel internasional, VCD player dan Internet.
Iranian Corner ini merupakan bentuk kerjasama antara Fakultas Usuluddin, Islamic Cultural Center (ICC) dan Kedutaan Besar Iran.
Iranian Corner UIN Jakarta merupakan pusat Iranian Corner yang ada di seluruh Indonesia. Saat ini Iranian Corner sudah ada 12 Universitas diantaranya adalah di Universitas Muhammadiyah Jakarta, UIN Malang, UIN Bandung, dan UIN Riau.
Corner yang diresmikan langsung oleh Duta Besar Iran ini bertujuan untuk memperkenalkan Iran secara benar ”pasalnya ada pandangan bahwa Iran anti demokrasi dan intoleran.” jelas pengelola Iran Corner Masyhar, MA.
Alasan lain dibukanya Iran Corner karena di fakultas Usuluddin dan filsafat terdapat jurusan akidah filsafat yang sangat relevan dengan kebudayan iran yang masih mempertahankan filsafat. ”Karena Iran merupakan satu-satunya negara yang tetap eksis mempertahankan filsafat yang sudah banyak ditinggalkan oleh negara lain.” ujar kepala perpustakaan FUF Agus Rifai.
Iranian Corner di Universitas Muhammadiyah
Dalam mewujudkan Universitas kelas dunia, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menjalin kerjasama dengan kedutaan Iran mendirikan Iranian Corner yang berlokasi di gedung Perpustakaan Pusat Lantai II, dan dikoordinasikan secara langsung dari Knowledge and Learning Center (KLC) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Iranian Corner yang diresmikan tanggal 29 November 2007 menyediakan referensi filsafat dan kajian Islam (karya-karya pemikir terkemukan Iran), CD Tafsir dan Hadis serta siaran televisi Iran melalui antena parabola yang kesemuanya ditujukan untuk memperkaya wawasan pengetahuan dan menciptakan atmosfir akademik sivitas akademika UMY.
Selain ketersediaan sumber informasi, Iranian Corner juga memiliki serangkaian kegiatan ilmiah untuk menunjang peningkatan kualitas akademik dan pemahaman antarbudaya dan antar peradaban.
Produk dan kegiatan
Pertemuan Ilmiah
Iranian Corner UMY memprakarsai Seminar Nasional dan Internasional dengan menghadirkan pembicara dalam dan luar negeri yang membedah isu-isu actual seputar politik, hokum, ekonomi, agama dan kebudayaan.
Kajian Filsafat Islam dan Logika
Dalam upaya menguatkan daya kritis dan nalar civitas akademika Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Iranian Corner memiliki program kajian filsafat dan logika. Kajian ersebut bertujuan menjadikan filsafat dan logika sebagai metode berpikir sehingga peserta mampu berpikir secara kritis analistis, rasional dan sistematis namun tidak kehilangan nilai transedental.
Debat Bahasa Arab
Bersama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Al-Mujaddid, Iranian Corner menyelenggarakan pelatihan debat bahasa Arab. Tujuan kegiatan ini adalah mempertajam kemampuan berargumentasi dan mempersiapkan timu untuk mengikuti kompetisi debat baik di tingkat regional, nasional bahkan internasional.
Layanan Internet dan Parabola
Iranian Corner UMY dilengkapi dengan unit computer yang terhubung dengan saluran internet serta antenna parabola, sehingga sivitas akademika dapat memanfaatkannya untuk menggali informasi global terkini.
Referensi
Iranian Corner UMY memiliki sejumlah pustaka dan referensi karya ulama dan pemikir-pemikir Iran terkemuka baik dalam bidang kajian keislaman maupun bidang lain.
Iranian Corner Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Iranian Corner UMY adalah perpustakaan pusat informasi kebudayaan dan pendidikan Iran hasil kerjasama antara Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan kedutaan besar Iran di Jakarta. Visi utama Iranian corner adalah sebagai jendela Iran di Indonesia untuk menciptakan saling pemahaman antara dua budaya. Keberadaan Iranian corner ini sendiri diharapkan dapat mengenalkan kekayaan peradaban Islam di Iran kepada sivitas akademika UMY dan masyarakat umum. Iranian Corner yang diresmikan pada 29 November 2007 menyediakan referensi filsafat dan kajian Islam (karya-karya pemikir terkemukan Iran), CD Tafsir dan Hadis serta siaran televisi Iran melalui antena parabola yang kesemuanya ditujukan untuk memperkaya wawasan pengetahuan dan menciptakan atmosfir akademik bagi civitas akademika UMY. Selain ketersediaan sumber informasi, Iranian Corner juga memiliki serangkaian kegiatan ilmiah untuk menunjang peningkatan kualitas akademik dan pemahaman antarbudaya dan antar peradaban. Kegiatan yang rutin diadakan oleh Iranian Corner UMY antara lain pertemuan ilmiah berupa seminar berskala nasional dan internasional, kajian filsafat Islam dan logika, debat bahasa Arab (bekerjasama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa Al-Mujaddid) dan pelatihan bahasa Persia . Selain itu, tidak ketinggalan pula beragam kegiatan bermanfaat lain seperti program beasiswa belajar bagi dosen dan mahasiswa, pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian, hingga informasi bursa kerja
Iranian Corner UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Iranian Corner merupakan hasil kerjasama antara Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga dengan Kedutaan Besar Republik Islam Iran dan Islamic Cultural Center (ICC) Jakarta. Iranian Corner dibuka secara resmi pada tanggal 29 November 2007. Corner ini menyediakan buku-buku tentang Negara Republik Islam Iran maupun tentang Syi’ah seperti koleksi Filsafat Islam, Tafsir hadis Syi’ah, doktrin, fikih dan tokoh-tokoh Syi’ah, revolusi Iran, kebudayaan Iran, dll. Disediakan juga koleksi CD/DVD maupun channel TV Timur Tengah. Iranian Corner terletak di lantai 3 gedung perpustakaan UIN Sunan Kalijaga bagian timur bersebelahan dengan Canadian Corner.

Iran Corner di Kota Serang

[Gambar inzet : - Duta Besar Republik Islam Iran, Behrooz Kamalvandi menunjukkan salah satu buku yang tersedia di Perpustakaan "Iran Corner" usai melakukan peresmian perpustakaan tersebut di kampus IAIN SMH Banten, kemarin.*]
Alhamdulillah, pencerahan itu sampai juga ke kota Serang, ibukota Provinsi Banten. Itulah kata yang terlontar ketika saya membaca berita dari Harian Fajar Banten pada tanggal 28 Juni 2007 yang menurunkan liputan peresmian “Iran Corner”, yaitu perpustakaan yang berisi banyak literatur keagamaan yang ditulis para ulama Iran dan Syi’ah. Bagi saya peristiwa ini menunjukkan dua hal. Pertama, sikap toleransi dan ukhuwah yang begitu tinggi dari umat Islam Banten, Serang khususnya, yang telah secara terbuka menunjukkan apresiasinya atas ilmu dan hikmah walaupun datang dari saudaranya yang berbeda madzhab. Kedua, keberhasilan yang sangat gemilang dari syi’ar Ahlul Bayt yang dilakukan oleh para ulama Iran sehingga ajaran yang mencerahkan ini dapat diterima oleh umat Islam terutama kaun terdidik. Melihat hal ini, saya semakin optimis akan masa depan umat ini.

“Iran Corner” Bisa Lahirkan Ulama Kelas Dunia
Perpustakaan “Iran Corner” yang ada di Fakultas Ushuludin dan Dakwah IAIN SMH Banten akan diberdayakan supaya melahirkan ilmuwan atau mujtcthid berkelas dunia yang tidak picik dalam mempelajari keilmuan. “Kami ingin dari sini lahir ulama marja taglid dalam konsep wilayah faqih,” kata Dekan Fakultas Ushuludin dan Dakwah IAIN SMH Ban-ten, Prof. Dr. Fauzul Iman, MA, pada acara peresmian perpustakaan “Iran Corner”, Rabu (27/6), di kampus setempat.
Hadir pada saat persemian, Dubes Iran Behrooz Kamalvandi, Direktur Iran Culture Center (ICC) Mochsin Hakamollah, Rektor IAIN SMH Banten, Prof. Dr. HM. A. Tihami, Bupati Serang H. A. Taufik Nuriman, dan Asda III Pemprov Banten, Hidayat Djohari.
Fauzul mengatakan, untuk mewujudkan hal ini pihaknya terobsesi untuk mendirikan ma’had mahasiswa yang di: tempatkan dalam asrama (boarding school). “Kami minta dukungannya kepada pemerintah Iran,” katanya.
Ia mengatakan, kerja sama Fakultas Ushuludin dan Dakwah dengan ICC dilandasi oleh visi dan misi yang sama yakni konsentrasi pengembangan di bidang idealisme keilmuan, pemikiran keagamaan, dan kebudayaan.
Secara spesifik, katanya, tujuannya adalah penyebaran, pengembangan dan peningkatan secara bersama-sama dalam bidang pemikiran filsafat, tafsir, sejarah, dan dakwah.
“Kita semua sudah mengenal bagaimana keunikan dan kemandirian tradisi para ulama Iran yang tidak picik dan sempit dalam membidangi dan memperdalam ilmu agama, fisika, filsafat, dan matematika. Mereka terkenal produktif dan mandiri dengan
karya ilmiahnya, namun mereka tidak anti-ilmu dan mau mempelajari ilmu teknologi dan filsafat Barat, tetapi mereka tegas menolak hegemoni Barat yang acapkali menghancurkan tatanan sosial dan sendi-sendi moral umat ungkapnya.
Ia mengatakan, pemikir Iran Thabathobai merupakan ahli tafsir tetapi tidak anti terhadap filsafat, teologi, matematika, dan fisika. Dari pemikiran bell-au, tuturnya, lahirlah pemikir kaliber internasional Murtadlo Muthahari, Ali Syariati yang sangat dalam keilmuannya, terbuka, tidak fanatik tetapi komprehensif dan universal.
Dalam waktu dekat, dirinya akan mengikuti kunjungan ilmiah ke Iran dan salah seorang dosen Ahmad Fadil akan mengikuti kursus filsafat Bahasa Arab selama enam bulan. Dalam jangka panjang para dosen dari IAIN akan dikirim untuk melanjutkan S-2 dan S-3 di Universitas Teheran. “Kami ingin memberdayakan perpustakaan sebagai pusat unggulan informasi kelilmuan dan pusat pemasaran dan perkaderan produktif,” katanya.

Bupati Serang H A Taufik Nuriman dalam sambutannya, menyambut baik terhadap kerja sama tersebut. Ia berharap agar perpustakaan itu benar-benar dimanfaatkan untuk pengembangan keilmuan secara luas. (H-32)***

TIM RELAWAN “BENGKULU CORNER ” UPT PERPUSTAKAAN UNIB

UPT PERPUSTAKAAN UNIB MEMBUKA KESEMPATAN BAGI SIAPA SAJA YANG INGIN BERBUAT UNTUK KEMAJUAN PEMBANGUNAN DI PROVINSI BENGKULU – SEBAGAI TIM RELAWAN ” BENGKULU CORNER ” , YAITU SEBUAH RUANG KHUSUS YANG DIPERSIAPKAN OLEH UPT PERPUSTAKAAN UNIB (DILANTAI 3). RUANGAN KHUSUS INI UNTUK MENAMPUNG BERBAGAI MACAM REFERENSI (BUKU, JURNAL, MAJALAH,KORAN, DOKUMEN, ARSIP, LAPORAN, CATATAN PRIBADI, KELUARGA, SILSILAH, TAMBO, DLL) YANG BERHUBUNGAN DENGAN BENGKULU (TENTANG BENGKULU)…..

BAGI YANG BERMINAT, SILAHKAN HUB KAMI (KANTOR UPT PERPUSTAKAAN UNIB) UNTUK MENGISI FORMULIR (BLANKO) KESEDIAAN… FORMULIRNYA JUGA BISA DI UPLOAD LANGSUNG KE FACEBOOK Agus Setiyanto , atau bisa juga kirim biodatanya ke email : agussetiyantoz@yahoo.com – bisa juga sms ke no hp. 081367729511…..salam, (UPT PERPUSTAKAAN UNIB)

tiga bandara terpaksa ditutup sementara akibat letusan Gunung Kelud

Jakarta (Antara) – Sebanyak tiga bandara terpaksa ditutup sementara akibat letusan Gunung Kelud, Jawa Timur, yang menyemburkan hujan abu dan menutup jarak pandang yang ideal sehingga mengganggu penerbangan di sejumlah wilayah, Jumat pagi.

“Bandara Juanda Surabaya, Bandara Adisumarmo Surakarta, Bandara Adisucipto Yogyakarta untuk sementara ditutup karena terdampak hujan abu Gunung Kelud,” kata Kepala Pusat Data Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat.

Menurut data BNPB, hujan abu masih tersebar di beragam daerah seperti Kediri, Malang, Blitar, Surabaya, Ponorogo, Pacitan, Solo, Yogya, Boyolali, Magelang, Purworejo, Temanggung, dan Purwokerto

 

Sebagaimana diberitakan, Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, Jumat, ditutup total akibat hujan abu dari letusan Gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur.

“Sejak penerbangan pertama tadi sekitar pukul 05.55 WIB, seluruh aktivitas penerbangan ditutup total,” kata Humas PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta Faizal Indra.

Menurut dia, alasan penutupan karena hujan abu yang cukup tebal di Yogyakarta dan sekitarnya sehingga jarak pandang pilot hanya 200 meter dan ini sangat berbahaya karena jarak pandang ideal seharusnya 2.000 meter,” katanya.

Ia mengatakan berdasarkan informasi dari operator maskapai penerbangan, abu vulkanik ini juga dapat merusak mesin pesawat.

Sementara di Surabaya dilaporkan sebanyak lima penerbangan pesawat di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo tertunda akibat landasan pacu di bandara tersebut tertutup oleh hujan abu yang tebal akibat letusan Gunung Kelud, Kediri (13/2).

“Sampai pukul 05.00 WIB, ada empat penerbangan dari Surabaya yang tertunda keberangkatannya dan satu kedatangan pesawat yang terlambat,” kata “Airport Duty Officer” Bandara Internasional Juanda, Herdiono, di Surabaya, Jumat.

Menurut dia, penerbangan yang tertunda keberangkatannya adalah Citilink dengan rute penerbangan Surabaya-Jakarta dan Surabaya-Lombok, lalu Garuda Indonesia dengan rute Surabaya-Makassar dan Surabaya-Jakarta. Untuk kedatangan pesawat yang terlambat yakni armada Citilink dari Jakarta menuju Surabaya.

Sedangkan di Semarang, sebanyak dua penerbangan dari Bandara Ahmad Yani Semarang menuju wilayah timur dibatalkan menyusul letusan Gunung Kelud.

“Ada dua penerbangan Wings Air tujuan Surabaya dan Denpasar dibatalkan,” kata General Affair and Communication Section Head PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani Semarang Anom Fitranggono.

Otoritas bandara belum bisa memastikan kapan kedua penerbangan tersebut akan kembali dibuka.(rr)

 

Bengkulu Corner

UPT Perpustakaan Universitas Bengkulu sedang mempersiapkan “Bengkulu Corner”, yaitu sebuah ruang khusus untuk pustaka /referensi tentang Bengkulu yang akan disiapkan di lantai 3…. Bengkulu Corner sebagai salah satu upaya pelayanan pustaka yang tidak semata bagi sivitas akademika UNIB, melainkan untuk umum ,yaitu  bagi siapa saja yang membutuhkan  bahan bacaan/referensi/pustaka tentang Bengkulu, baik berupa skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian, pengabdian, buku, tambo, silsislah, majalah, koran, arsip, dokumen, dan sejenisnya.  sehubungan dengan hal tersebut, UPT Perpustakaan UNIB mengajak Anda untuk bergabung sebagai “Relawan Perpustakaan” (REPUS) yang akan membantu melacak keberadaan referensi2 tentang Bengkulu.. Disamping itu, UPT Perpustakaan UNIB juga  menerima tawaran kerjasama dengan pihak siapa saja yang bisa memberikan bantuan tentang pustaka Bengkulu….(bersambung)